Energi Dalam Sistem Kehidupan IPA Kelas VII SMP Xaverius I Jambi 2018/2019

Standar

Jenis Energi berdasarkan keterbarukannya : Terbaharui, Tidak Terbarukan

Jenis Energi : energi potensial = m x g x h     energi kinetik = 1/2 m v2

Energi mekanik = energi potensial  + energi kinetik

Transformasi energi terjadi di mitokondria dan kloroplast. Pada mitokondria terjadi respirasi sel. Pada kloroplast terjadi fotosintesis. Respirasi/oksidasi : terjadi perubahan energi kimia menjadi energi kinetik, Fotosintesis : terjadi perubahan dari energi cahaya menjadi energi kimia. Pada oksidasi terjadi 3 proses : glikolisis, siklus krebs, transpor elektron. Pada fotosintesis terjadi 2 reaksi : terang dan gelap. Pada reaksi terang dibutuhkan air, cahaya matahari, klorofil dan hasilnya gas oksigen dan ATP, NADPH. Reaksi gelap membutuhkan ATP dan NADPH, gas karbondioksida hasilnya karbohidrat.

Untuk oksidasi dibutuhkan glukosa, protein, lemak sebagai bahan bakar melalui penyerapan makanan melalui pencernaan.

Tugas untuk kelas VII SMP Xaverius I putar video, like, subscribe, dan  isi video di catat, materi ini dicatat, kerjakan soal di kolom komentar

  1. Ketapel bila digunakan contoh dari energi……………………
  2. Massa bola 2 kg, ketinggian 5 m, grafitasi =10/m2 maka energi potensialnya………………….
  3. Reaksi fotosintesis yang butuh cahaya dinamakan………………………….
  4. Hasil sampingan fotosintesis adalah……………….
  5. Hasil pencernaan dari lemak adalah…………………….

 

 

Iklan

Bioteknologi IPA Kelas IX SMP Xaverius I Jambi

Standar

Bioteknologi adalah upaya pemanfaatan makhluk hidup dengan menggunakan prinsip ilmiah untuk menghasilkan produk atau jasa yang berguna bagi manusia.

Sejarah Bioteknologi :

  1. Era generasi 1 sekitar 6000 SM, orang Babilonia berhasil membuat bir dari fermentasi jasad renik. Contoh produk era ini adalah tape , tempe, cuka.
  2. Era generasi 2 : bioteknologi dalam keadaan tidak steril.  Contoh pembuatan etanol, asetat, asam sitrat, laktat, gliserin.
  3. Era generasi 3 : bioteknologi dalam kondisi steril. Contoh pembuatan antibiotika, vitamin, enzim.
  4. Era generasi baru : Bioteknologi modern dengan rekaya genetik

Bioteknologi dibedakan : Tradisional dan modern

Bioteknologi tradisional : bioteknologi yang diterapkan berdasarkan pengalaman, terbtas pada proses fermentasi, peralatan sederhana, skala kecil, dan tidak didukung dengan penelitian.

Bioteknologi konvensional

Bioteknologi konvensional adalah penerapan ilmu bioteknologi dengan memanfaatkan makhluk hidup secara langsung untuk mengubah kandungan gizi dari suatu produk. Bioteknologi konvensional mudah dilakukan di rumah – rumah sederhana sekalipun karena prosesnya mudah dan juga bahan – bahannya mudah di dapatkan. Beberapa contoh dari Bioteknologi konvensional yaitu pembuatan tempe,  pembuatan, kecap,  pembuatan oncom dan pembuatan tape.

Tempe : jamur Rhizopus nigricans – hifanya – miselium – fermentasi kedelai – tempe

Oncom cara membuatnya :Bungkil kacang tanah – rendalm dalam air matang semalam  – diamkan 12 jam -taburkan ragi oncom – tutup

Tempe : Jamur Rhizopus oryzae, kecap : Aspergillus wentii, yogurt : Lactobacillus bulgaricus, tape : Sacharomyces cereviceae, nata de coco : Acetobacter xylinum, oncom : Neurospora crassa, minuman anggur : Sacharomyces elipsoideus

Biogas
Zat sisa-fermentasi-gas

Bioremidiasi : penggunaan mikroba untuk menanggulangi pencemaran. contoh menanggulangi pencemaran minyak bumi yang tertumpah di laut.

Cara : bakteri misalnya Pseudomonas putida–mengeluarkan enzim monooksigenase bergabung dengan oksigen -hidrokarbon minyak bumi dipecah

Bioteknologi modern : Bioteknologi dengan memanfaatkan teknologi DNA dalam membuat produk sesuai keinginan manusia, membutuhkan berbagai cabang ilmu biologi, didukung oleh penelitian, peralatan modern, skala besar.

Bioteknologi modern adalah sejumlah teknik yang melibatkan manipulasi yang disengaja gen, sel-sel dan jaringan hidup dengan cara yang dapat diprediksi dan dikendalikan untuk menghasilkan perubahan dari suatu organisme atau menghasilkan jaringan Modern. Bioteknologi modern dimulai dengan 1953 penemuan struktur asam deoksiribonukleat (DNA) dan cara informasi genetik diturunkan dari generasi ke generasi. Penemuan ini dimungkinkan oleh penemuan sebelumnya gen (diskrit, unit independen yang mengirimkan sifat dari orang tua kepada keturunannya) oleh Gregor Mendel. Penemuan ini meletakkan dasar untuk transisi dari tradisional ke bioteknologi modern. Contoh teknik ini meliputi: teknik DNA rekombinan (rDNA atau rekayasa genetika), kultur jaringan dan mutagenesis.Berikut beberapa contoh penerapan bioteknologi modern:

Kulltur Jaringan
Prosess : jaringan muda ( eksplan )-media kultur-kalus-tanaman baru

Tanaman Transgenik
Plasmid –plasmid disisipi gen-plasmid rekombinan-masuk ke bakteri-klon-masukkan ke sel tanaman-tanaman transgenik
Bayi Tabung
Sel sperma dan sel telur-fertilisasi di tabung /laboratorium-zigot-blastrula-rahim-individu
Terapi insulin
Plasmid E coli-disisipi gen untuk insulin-plasmid rekombinan-bakteri-tanamkan ke pankreas

Klonning domba : sel telur intiselnya diganti dengan inti diploid dari sel mamae, diklonkan jadi ziot, morula, blastula lalu ditanamkan ke uterus domba betina, terbentuklah domba hasil klonning.

kloning

Hibridoma : pada pembuatan anti bodi monoklonal . Sel limfosit tikus yang sudah ada antibodi digabung dengan sel miloma – jadi satu sel -dikolnkan- anti bodi monoklonal

Membuat vaksin

Vaksin sangat penting untuk mencegah seseorang terkena penyakit berbahaya. Vaksin berasal dari sebuah mikroorganisme dan kemudian dilemahkan kemudian dimasukkan pada tubuh manusia agar bisa kebal dari penyakit tertentu yang di inginkan.

Inseminasi buatan :

Sperma unggul–disuntikkan ke sapi betina –fertilisasi – individu baru

Hidroponik : tehnik bertanam tanpa tanah

Cara : biji disemai – media hidroponik – tanaman baru

Tugas untuk kelas IX SMP Xaverius I Jambi, tulis materi ini di catatan, Tulis pada komentar blog bagaimana caranya membuat tempe

Kalor dan Perpindahannya IPA Kelas VII SMP Xaverius I Jambi Tahun Ajaran 2018/2019

Standar

kalor adalah energi panas yang dapat berpindah dari suhu yang yang tinggi ke suhu yang lebih rendah. Kalor dapat berpindah dengan 3 cara : Konduksi, konveksi, Radiasi.

Kalor yang dilepas =kalor yang diterima

Banyaknya kalor sebanding dengan massa, kalor jenis, dan perubahan suhu.

Q = m.c ∆ t

Misalkan massa air 1kg dipanaskan dari 300C menjadi 800 C . Berapa kalor yang dibutuhkan bila kalor jenis air 4200 J/kg0C. Jawab : Q = 1 kg . 4200 J/kg0C. 500 C = 210.000 J.

Perubahan zat yang melepas kalor : membeku, mengembun, menghablur. Perubahan zat yang membutuhkan kalor : mencair, menguap, menyublim.

Kalor yang dibutuhkan untuk melebur dan menguap . Q = m. kalor uap      dan Q = m. kalor lebur.

Tugas untuk kelas VII SMP Xaverius I, tulis informasi dari blog ini di buku catatan. Tuliskan pada komen blog yaitu :

  1. Mengapa bila kita memanaskan minyak , dengan kita memanaskan air. maka dengan volume sama maka minyak lebih cepat panas?
  2. Mengapa bila siang hari matahari panas terik, baju hitam terasa panas?
  3. berapa suhu campuran antara air 200 gram suhu300C dengan air 500 gram suhu 800 C
  4. Berapa kalor jenis suatu zat bila untuk menaikkan suhunya 300C dengan massa 1000 gram membutuhkan kalor 27.000 J ?

Kemagnetan dan Pemanfatannya dalam Produk Teknologi IPA Kelas IX SMP Xaverius I Jambi

Standar

Kemagnetan dan Pemanfatannya dalam Produk Teknologi
Kompetensi Dasar :
Menyelidiki gejala kemagnetan dan cara membuat magnet
Mendeskripsikan pemanfaatan kemagnetan dan cara membuat magnet
Menerapkan konsep-konsep induksi elektromagnetik untuk menjelaskan prinsip kerja beberapa alat yang memanfaatkan prinsip induksi elektromagnetik
Pemanfaatan Magnet Pada Migrasi Hewan
Hewan memanfaatkan medan magnet bumi. Di kutub utara bumi terdapat kutub selatan magnet dan di kutub selatan bumi terdapat kutub utara magnet. Karena bumi sebagai magnet besar dengan kutub selatan di dekat kutub utara bumi, dan kutub utara terletak di dekat kutub selatan bumi. Hewan dapat mendekteksi medan magnet karena dalam tubuh hewan ada magnet. Contoh migrasi burung, migrasi salmon ke tempat mereka menetas air tawar, migrasi penyu. Pada bakteri terdapat magnetotikbakteri pada organel magnetosom merupakan bakteri yang dapat melakukan midrasi.
Teori Dasar Kemagnetan
1. Konsep Gaya magnet
Kata magnet berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang berarti batu Magnesian. Magnesia adalah nama sebuah wilayah di Yunani pada masa lalu yang kini bernama Manisa (sekarang berada di wilayah Turki). Magnet terbuat dari logam misalnya besi dan baja. Gaya magnet berasal dari interaksi antar kutub magnet. Pada beberapa jenis logam tertentu, seperti besi dan baja, sejumlah magnet elementer magnet dapat disusun berbaris
pada arah tertentu hingga benda bersifat sebagai magnet. Terdapat 3 kelompok benda : Feromagnetik : dapat ditarik magnet contoh besi, baja, nikel, kobalt. Paramagnetik : ditarik lemah oleh magnet. Diamagnetik : tidak ditarik contoh perak emas tembaga, bismut
2. Cara membuat magnet : digosok, dialiri arus listrik, diinduksi
A. Penerapan Elektromagnet dalam kehidupan sehari-hari
Bel Listrik. Pada saat tombol bel listrik ditekan, rangkaian arus menjadi tertutup dan arus mengalir pada kumparan. Aliran arus listrik pada kumparan ini mengakibatkan besi di dalamnya menjadi elektromagnet yang mampu menggerakkan lengan pemukul
untuk memukul bel sehingga berbunyi.
Saklar. ketika saklar membentuk rangkaian tertutup. Lilitan kawat akan
berfungsi sebagai elektromagnet yang menarik ujung besi ke bawah. Setelah besi tertarik ke bawah, ujung besi lainnya akan menyimpang ke kanan dan mendorong tangkai ke kiri sehingga tangkai kiri dan kanan akan saling bersentuhan untuk mengalirkan arus listrik
Benda yang ditarik kuat oleh magnet : Ferromagnetik, contohnya besi, baja, nikel, kobalt. Benda yang di tarik lemah oleh magent : paramagnetic, contoh aluminium, platina. Benda yang ditolak oleh magnet : diamagnetic, contoh tembaga, emas, seng, grafit, garam dapur. Di dalam medan magnet , zat diamagnetik mengambil posisi menyilang/vertical. Paramagnetik posisinya berkumpul sepanjang medan magnet atau horizontal.
Membuat magnet dengan digosok, aliri arus listrik, induksi magnet. Sifat magnet : memiliki dua kutub Utara dan selatan, gaya tarik atau tolak terkuat dikutub, kutub senama tolak menolak dan kutub tak senama tarik menarik. Medan magnet : ruang disekitar benda – benda bersifat magnet. Medan magnet digambarkan dengan garis gaya magnet . Arah garis gaya magnet dari kutub utara ke selatan. Hilangnya kemagnetan : dipanaskan, dipukul ditempa, dilemparkan dalam kumparan arus bolak balik.
Medan magnet disekitar arus listrik menggunakan kaidah tangan kanan ( jempol = arus listrik, ke4 jari + arah medan magnet). Penerapan elektromahnetik : bel listrik : arus listrikà inti besi lunak menjadi magnetàmenarik sauhà memukul bel., relai magnetic
Gaya magnet pada penghantar berarus listrik : menggunakan tangan kanan ( jempol= arus listrik, jari telunjuk = medan magnet, jari tengah = gaya Lorentz) contoh motor listrik.
GGL INDUKSI
Kemagnetan dan kelistrikan merupakan dua gejala alam yang prosesnya dapat dibolak-balik. Ketika H.C. Oersted membuktikan bahwa di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet (artinya listrik menimbulkan magnet), para ilmuwan mulai berpikir keterkaitan antara kelistrikan dan kemagnetan.
Tahun 1821 Michael Faraday membuktikan bahwa perubahan medan magnet dapat menimbulkan arus listrik (artinya magnet menimbulkan listrik) melalui eksperimen yang sangat sederhana. Sebuah magnet yang digerakkan masuk dan keluar pada kumparan dapat menghasilkan arus listrik pada kumparan itu.
Galvanometer merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya arus listrik yang mengalir. Ketika sebuah magnet yang digerakkan masuk dan keluar pada kumparan jarum galvanometer menyimpang ke kanan dan ke kiri. Bergeraknya jarum galvanometer menunjukkan bahwa magnet yang digerakkan keluar dan masuk pada kumparan menimbulkan arus listrik. Arus listrik bisa terjadi jika pada ujung-ujung kumparan terdapat GGL (gaya gerak listrik). GGL yang terjadi di ujung-ujung kumparan dinamakan GGL induksi.
Arus listrik hanya timbul pada saat magnet bergerak. Jika magnet diam di dalam kumparan, di ujung kumparan tidak terjadi arus listrik. Penyebab Terjadinya GGL Induksi Ketika kutub utara magnet batang digerakkan masuk ke dalam kumparan, jumlah garis gaya-gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan bertambah banyak. Bertambahnya jumlah garis- garis gaya ini menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung kumparan. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir menggerakkan jarum galvanometer. Arah arus induksi dapat ditentukan dengan cara memerhatikan arah medan magnet yang ditimbulkannya. Pada saat magnet masuk, garis gaya dalam kumparan bertambah. Akibatnya medan magnet hasil arus induksi bersifat mengurangi garis gaya itu. Dengan demikian, ujung kumparan itu merupakan kutub utara sehingga arah arus induksi dari utara ke selatan jarum galvanometer ke kiri.
Ketika kutub utara magnet batang digerakkan keluar dari dalam kumparan, jumlah garis-garis gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan berkurang. Berkurangnya jumlah garis-garis gaya ini juga menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung kumparan. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir dan menggerakkan jarum galvanometer ke kanan. Sama halnya ketika magnet batang masuk ke kumparan. pada saat magnet keluar garis gaya dalam kumparan berkurang. Akibatnya medan magnet hasil arus induksi bersifat menambah garis gaya itu. Dengan demikian, ujung, kumparan itu merupakan kutub selatan, sehingga arah arus induksi dari selatan ke utara. Ketika kutub utara magnet batang diam di dalam kumparan, jumlah garis-garis gaya magnet di dalam kumparan tidak terjadi perubahan (tetap). Karena jumlah garis-garis gaya tetap, maka pada ujung-ujung kumparan tidak terjadi GGL induksi. Akibatnya, tidak terjadi arus listrik dan jarum galvanometer tidak bergerak. Jadi, GGL induksi dapat terjadi pada kedua ujung kumparan jika di dalam kumparan terjadi perubahan jumlah garis-garis gaya magnet (fluks magnetik). GGL yang timbul akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan disebut GGL induksi. Arus listrik yang ditimbulkan GGL induksi disebut arus induksi. Peristiwa timbulnya GGL induksi dan arus induksi akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet disebut induksi elektromagnetik.
Faktor yang Memengaruhi Besar GGL Induksi Sebenarnya besar kecil GGL induksi dapat dilihat pada besar kecilnya penyimpangan sudut jarum galvanometer. Jika sudut penyimpangan jarum galvanometer besar, GGL induksi dan arus induksi yang dihasilkan besar
Ada tiga faktor yang memengaruhi GGL induksi, yaitu : a. kecepatan gerakan magnet atau kecepatan perubahan jumlah garis-garis gaya magnet (fluks magnetik), b. jumlah lilitan, c. medan magnet
Latihan 1.
1. Apakah penyebab terjadinya GGL induksi?
2. Mengapa magnet yang diam di dalam kumparan tidak menimbulkan GGL induksi?
3. Apakah perubahan bentuk energi yang terjadi pada peristiwa induksi elektromagnetik? 4. Sebutkan tiga cara memperbesar arus induksi.
PENERAPAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
Pada induksi elektromagnetik terjadi perubahan bentuk energi gerak menjadi energi listrik. Induksi elektromagnetik digunakan pada pembangkit energi listrik. Pembangkit energi listrik yang menerapkan induksi elektromagnetik adalah generator dan dinamo. Di dalam generator dan dinamo terdapat kumparan dan magnet. Kumparan atau magnet yang berputar menyebabkan terjadinya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan. Perubahan tersebut menyebabkan terjadinya GGL induksi pada kumparan. Energi mekanik yang diberikan generator dan dinamo diubah ke dalam bentuk energi gerak rotasi. Hal itu menyebabkan GGL induksi dihasilkan secara terus-menerus dengan pola yang berulang secara periodik 1. Generator Generator dibedakan menjadi dua, yaitu generator arus searah (DC) dan generator arus bolak-balik (AC). Baik generator AC dan generator DC memutar kumparan di dalam medan magnet tetap. Generator AC sering disebut alternator. Arus listrik yang dihasilkan berupa arus bolak-balik. Ciri generator AC menggunakan cincin ganda. Generator arus DC, arus yang dihasilkan berupa arus searah. Ciri generator DC menggunakan cincin belah (komutator). Jadi, generator AC dapat diubah menjadi generator DC dengan cara mengganti cincin ganda dengan sebuah komutator. Sebuah generator AC kumparan berputar di antara kutub- kutub yang tak sejenis dari dua magnet yang saling berhadapan. Kedua kutub magnet akan menimbulkan medan magnet. Kedua ujung kumparan dihubungkan dengan sikat karbon yang terdapat pada setiap cincin. Kumparan merupakan bagian generator yang berputar (bergerak) disebut rotor. Magnet tetap merupakan bagian generator yang tidak bergerak disebut stator.
Kerja generator
Ketika kumparan sejajar dengan arah medan magnet (membentuk sudut 0 derajat), belum terjadi arus listrik dan tidak terjadi GGL induksi. Pada saat kumparan berputar perlahan-lahan, arus dan GGL beranjak naik sampai kumparan membentuk sudut 90 derajat. Saat itu posisi kumparan tegak lurus dengan arah medan magnet. Pada kedudukan ini kuat arus dan GGL induksi menunjukkan nilai maksimum. Selanjutnya, putaran kumparan terus berputar, arus dan GGL makin berkurang. Ketika kumparan mem bentuk sudut 180 derajat kedudukan kumparan sejajar dengan arah medan magnet, maka GGL induksi dan arus induksi menjadi nol.
Putaran kumparan berikutnya arus dan tegangan mulai naik lagi dengan arah yang berlawanan. Pada saat membentuk sudut 270 derajat, terjadi lagi kumparan berarus tegak lurus dengan arah medan magnet. Pada kedudukan kuat arus dan GGL induksi menunjukkan nilai maksimum lagi, namun arahnya berbeda. Putaran kumparan selanjutnya, arus dan tegangan turun perlahanlahan hingga mencapai nol dan kumparan kembali ke posisi semula hingga memb entuk sudut 360 derajat. DinamoDinamo dibedakan menjadi dua yaitu, dinamo arus searah (DC) dan dinamo arus bolak-balik (AC). Prinsip kerja dinamo sama dengan generator yaitu memutar kumparan di dalam medan magnet atau memutar magnet di dalam kumparan. Bagian dinamo yang berputar disebut rotor. Bagian dinamo yang tidak bergerak disebut stator.
Perbedaan antara dinamo DC dengan dinamo AC terletak pada cincin yang digunakan. Pada dinamo arus searah menggunakan satu cincin yang dibelah menjadi dua yang disebut cincin belah (komutator). Cincin ini memungkinkan arus listrik yang dihasilkan pada rangkaian luar Dinamo berupa arus searah walaupun di dalam dinamo sendiri menghasilkan arus bolak-balik. Adapun, pada dinamo arus bolak-balik menggunakan cincin ganda (dua cincin). Alat pembangkit listrik arus bolak balik yang paling sederhana adalah dinamo sepeda. Tenaga yang digunakan untuk memutar rotor adalah roda sepeda. Jika roda berputar kumparan atau magnet ikut berputar. Akibatnya, timbul GGL induksi pada ujung-ujung kumparan dan arus listrik mengalir. Makin cepat gerakan roda sepeda, makin cepat magnet atau kumparan berputar. Makin besar pula GGL induksi dan arus listrik yang dihasilkan. Jika dihubungkan dengan lampu, nyala lampu makin terang. GGL induksi pada dinamo dapat diperbesar dengan cara putaran roda dipercepat, menggunakan magnet yang kuat (besar), jumlah lilitan diperbanyak, dan menggunakan inti besi lunak di dalam kumparan.
TRANSFORMATOR
Alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan AC disebut transformator (trafo). Trafo memiliki dua terminal, yaitu terminal input dan terminal output. Terminal input terdapat pada kumparan primer. Terminal output terdapat pada kumparan sekunder. Tegangan listrik yang akan diubah dihubungkan dengan terminal input. Adapun, hasil pengubahan tegangan diperoleh pada terminal output. Prinsip kerja transformator menerapkan peristiwa induksi elektromagnetik. Jika pada kumparan primer dialiri arus AC, inti besi yang dililiti kumparan akan menjadi magnet (elektromagnet). Karena arus AC, pada elektromagnet selalu terjadi perubahan garis gaya magnet. Perubahan garis gaya tersebut akan bergeser ke kumparan sekunder. Dengan demikian, pada kumparan sekunder juga terjadi perubahan garis gaya magnet. Hal itulah yang menimbulkan GGL induksi pada kumparan sekunder. Adapun, arus induksi yang dihasilkan adalah arus AC yang besarnya sesuai dengan jumlah lilitan sekunder.
Bagian utama transformator ada tiga, yaitu inti besi yang berlapis-lapis, kumparan primer, dan kumparan sekunder. Kumparan primer yang dihubungkan dengan PLN sebagai tegangan masukan (input) yang akan dinaikkan atau diturunkan. Kumparan sekunder dihubungkan dengan beban sebagai tegangan keluaran (output). 1. Macam-Macam Transformator Apabila tegangan terminal output lebih besar daripada tegangan yang diubah, trafo yang digunakan berfungsi sebagai penaik tegangan. Sebaliknya apabila tegangan terminal output lebih kecil daripada tegangan yang diubah, trafo yang digunakan berfungsi sebagai penurun tegangan. Dengan demikian, transformator (trafo) dibedakan menjadi dua, yaitu trafo step up dan trafo step down. Trafo step up adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan. Trafo ini memiliki ciri-ciri: a. jumlah lilitan primer lebih sedikit daripada jumlah lilitan sekunder, b. tegangan primer lebih kecil daripada tegangan sekunder, c. kuat arus primer lebih besar daripada kuat arus sekunder. Trafo step down adalah transformator yang berfungsi untuk menurunkan tegangan AC. Trafo ini memiliki ciri-ciri: a. jumlah lilitan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder, b. tegangan primer lebih besar daripada tegangan sekunder, c. kuat arus primer lebih kecil daripada kuat arus sekunder. 2. Transformator Ideal Besar tegangan dan kuat arus pada trafo bergantung banyaknya lilitan. Besar tegangan sebanding dengan jumlah lilitan. Makin banyak jumlah lilitan tegangan yang dihasilkan makin besar. Hal ini berlaku untuk lilitan primer dan sekunder. Hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan tegangan primer dan tegangan sekunder . Np : Ns = Vp : Vs
. Np = lilitan primer, Ns = lilitan sekunder, Vp = tegangan primer, Vs= tegangan sekunder.
Trafo dikatakan ideal jika tidak ada energi yang hilang menjadi kalor, yaitu ketika jumlah energi yang masuk pada kumparan primer sama dengan jumlah energi yang keluar pada kumparan sekunder. Hubungan antara tegangan dengan kuat arus pada kumparan primer dan sekunder
Ip : Is = Vs : Vp.
Ip = Kuat arus primer Is = Kuat arus sekunder , Vs = tegangan sekunder:, Vp. = tegangan primer
LATIHAN 2.
1. Sebuah trafo digunakan untuk menaikkan tegangan AC dari 12 V menjaDI 120 V. Hitunglah: a. kuat arus primer jika kuat arus sekunder 0,6 A,
2. jumlah lilitan sekunder, jika jumlah lilitan primer 300.
3. Sebuah transformator dihubungkan dengan PLN pada tegangan 100 V menyebabkan kuat arus pada kumparan primer 10 A. Jika perbandingan jumlah lilitan primer dan sekunder 1 : 25, hitunglah: a. tegangan pada kumparan sekunder, b. kuat arus pada kumparan sekunder. LATIHAN 1. Sebuah trafo arus primer dan sekundernya masing-masing 0,8 A dan 0,5 A. Jika jumlah lilitan primer dan sekunder masing-masing 1000 dan 800, berapakah efisiensi trafo?

Penggunaan Transformator Banyak peralatan listrik di rumah yang menggunakan transformator step down. Trafo tersebut berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik PLN yang besarnya 220 V menjadi tegangan lebih rendah sesuai dengan kebutuhan. Sebelum masuk rangkaian elektronik pada alat, tegangan 220 V dari PLN dihubungkan dengan trafo step down terlebih dahulu untuk diturunkan. Misalnya kebutuhan peralatan listrik 25 V. Jika alat itu langsung dihubungkan dengan PLN, alat itu akan rusak atau terbakar. Namun, apabila alat itu dipasang trafo step down yang mampu mengubah tegangan 220 V menjadi 25 V, alat itu akan terhindar dari kerusakan. Ada beberapa alat yang menggunakan transformator antara lain catu daya, adaptor, dan transmisi daya listrik jarak jauh. gb128 a. Power supply (catu daya) Catu daya merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan tegangan AC yang rendah. Catu daya menggunakan trafo step down yang berfungsi untuk menurunkan tegangan 220 V menjadi beberapa tegangan AC yang besarnya antara 2 V sampai 12 V b. Adaptor (penyearah arus) Adaptor terdiri atas trafo step down dan rangkaian penyearah arus listrik yang berupa diode. Adaptor merupakan catu daya yang ditambah dengan penyearah arus. Fungsi penyearah arus adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC. c. Transmisi daya listrik jarak jauh Pembangkit listrik biasanya dibangun jauh dari permukiman penduduk. Proses pengiriman daya listrik kepada pelanggan listrik (konsumen) yang jaraknya jauh disebut transmisi daya listrik jarak jauh. Untuk menyalurkan energi listrik ke konsumen yang jauh, tegangan yang dihasilkan generator pembangkit listrik perlu dinaikkan mencapai ratusan ribu volt. Untuk itu, diperlukan trafo step up. Tegangan tinggi ditransmisikan melalui kabel jaringan listrik yang panjang menuju konsumen. Sebelum masuk ke rumah-rumah penduduk tegangan diturunkan menggunakan trafo step down hingga menghasilkan 220 V. Transmisi daya listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan tegangan besar dan arus yang kecil. Dengan cara itu akan diperoleh beberapa keuntungan, yaitu energi yang hilang dalam perjalanan dapat dikurangi dan kawat penghantar yang diperlukan dapat lebih kecil serta harganya lebih murah Sumber :http://candramuh.blogspot.co.id/2012/01/induksi-elektromagnetik-materi-ipa_12.html.
Tugas kelas IX SMP Xaverius I Jambi :
1. Putar video ini di youtube.
2. Tulis materi ini di buku catatan
3. Jawab soal latihan pada kolom komentar

Suhu dan Perubahannya IPA Kelas VII SMP Xaverius Tahun Ajaran 2018-2019

Standar

Suhu dan Perubahannya
Kompetensi Dasar 3.4 : Memahami konsep suhu, pemuaian, kalor, perpindahan kalor, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh.
Suhu adalah derajat panas suatu benda. Manusia dapat merasakan suhu benda dari kulitnya tetapi tidak dapat menentukan ukuran yang pasti maka digunakanlah alat pengukur suhu. Alat pengukur suhu benda adalah Termometer.
Jenis-jenis thermometer :
1. Termometer zat cair
Zat cair yang digunakan : air raksa dan alcohol. Air raksa memiliki titik beku -380 C dan titik didih 3500 jadi rentang suhu lebih lebar, raksa beracun. Alkohol tidak berbahaya dan rentang suhu lebih kecil ( – 900 C sampai 1000 C. Contoh thermometer zat cair adalah thermometer laboratorium dengan skala – 100 C sampai 1100 C dan thermometer badan dengan skala suhu 350 C sampai 42 0 C ..
2. Termometer bimetal : dua logam yang digabungkan maka jika suhu meningkat maka bimetal akan melengkung kea rah koefisien muai panjang lebih besar.
3. Termometer Kristal cair : Kristal cair yang akan berubah warnanya jika terjadi perubahan suhu, dikemas dalam plastic tipis. Contoh untuk mengukur suhu tubuh dan
Akuarium.
Perbandingan skala Reamur , Celcius, Fahrenheit = 4 : 5 : 9 +32
Contoh 400 C = 4/5 x 40 = 320 R
600R = 5/4 x 60 = 740C
450C = 9/5 x 45 +32 =1120 F
770C = 5/9 x (77-32) = 250C
Dari Celcius ke Kelvin + 273
Dari Kelvin ke Celcius – 273
Contoh 400C = 40 + 273 = 313 K
290 K = 290-273 = 170C
Pemuaian adalah bertambah besarnya ukuran suatu benda karena kenaikan suhu yang terjadi pada benda tersebut. Kenaikan suhu yang terjadi menyebabkan benda itu mendapat tambahan energi berupa kalor yang menyebabkan molekul-molekul pada benda tersebut bergerak lebih cepat. Setiap zat mempunyai kemampuan memuai yang berbeda beda. Gas, misalnya, memiliki kemampuan memuai lebih besar daripada zat cair dan zatpadat. Adapun kemampuan memuai zat cair lebih besar daripada zat padat.
Pemuaian panjang merupakan bertambahnya panjang benda karena peningkatan suhu.
L = L0 + L0 α ΔT
Keterangan :
L = Panjang akhir benda (m)
L0 = panjang mula-mula (m)
α = koefisien muai panjang ( /0C )
ΔT = perubahan suhu (C0 )
. Pemuaian luas terjadi pada benda luas yang tipis seperti pada plat logam. Rumusnya yaitu sebagai berikut :
A = A0 + A0 .2 α ΔT
Keterangan :
A = Luas akhir benda (m)
A0 = Luas mula-mula (m)
α = koefisien muai panjang ( /0C )
ΔT = perubahan suhu (C0 )
Pemuaian volum merupakan pertambahan volume benda akibat peningkatan suhu.

V = V0 + + V0 . 3 α ΔT
Keterangan :
V = Volume akhir benda (m)
V0 = Volume mula-mula (m)
α = koefisien muai panjang ( /0C )
ΔT = perubahan suhu (C0 )

Tugas untuk kelas 7 SMP Xaverius I Jambi , tulis materi ini pada buku catatan…lalu kerjakan latihan ini tulis pada kolom komentar blog
1. 300 C =………………………………0 F
2. 85 0 F =…………………………….0C
3. 400 R =…………………………0 F
4. 293 K =……………………0 C
5. 500 C =……………………..K20170926_073808

Listrik Dinamis IPA Kelas IX SMP Xaverius I Jambi

Standar

 

 

Listrik Dinamis IPA Kelas IX SMP Xaverius I Jambi
1. Arus Listrik
Arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah.
Besarnya arus listrik yang mengalir merupakan besarnya muatan listrik setiap detiknya
I = q/t. I = ampere q = Coulomb t = detik
Contoh soal : Muatan listrik yang mengalir pada kawat penghantar selama 2 detik sebesar 5 x 10-5 C. Berapa arus listrik yang mengalir ?. Jawab I= 5 x 10-5 C/2 detik = 2,5 x 10-5 A
2. Hantaran Listrik
Perpindahan electron pada bahan akan menimbulkan arus litrik yang arahnya berlawanan dengan arah perpindahan electron. Bahan yang dapat menghantarkan arus listrik : konduktor contoh tembaga , perak, emas. Isolator : bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Contoh plastic, karet. Semikonduktor : bahan yang pada suhu rendah bersifat isolator dan suhu tinggi bersifat konduktor. Contoh karbon, silicon, germanium. Besar hambatan jenis : R = p L/A
3. Rangkaian Listrik
Rangkaian listrik seri : tidak ada percabangan kabel
Rangkaian listrik parallel : memiliki percabangan kabel
4. Karakteristik Rangkaian Listrik
Hukum Kirchhoff
I masuk = I keluar
Rangkaian Hambatan Listrik, seri R = R1 + R2+R3….
Rangkaian hambatan Listrik paralel 1/R = 1/R1+1/R2….
Hukum Ohm V = I x R
Contoh soal : 2 hambatan dipasang seri masing-masing hambatan 2 ohm dan 1 ohm berapa hambatan total . R = 2 + 1 = 3 ohm
Contoh soal 2 hambatan dipasang paralel masing-masing 2 ohm. Berapa hambatan total
1/R = ½ + ½ = 2/2. R = 1 ohm
Rangkaian ggl dan Hukum Ohm
Ggl ( gaya gerak listrik ) beda potensial pada sumber arus yang belum digunakan disingkat E. Menurut hokum Ohm I = E/R+r.
Contoh : sumber arus listrik = 3 volt, 2 hambatan dipasang seri masing-masing 2 ohm. Berapa arus listrik. I = V/R . 1/ R = ½ + ½ = 2/2 R = 1 I = 3 /1 = 3 Ampere
5. Sumber arus listrik
Sumber Dc ( Direct Current ). Sumber AC (Alternating Current )
6. Sumber Energi Listrik
Matahari, air, angin, bioenergi
7. Transmisi energy listrik
Transmisi jarak jauh dinaikkan tegangan listrik. Maka diperlukan transformator step up.
8. Penggunaan Listrik
Biaya listrik setiap bulan dibayarkan kepada PLN dihitung sesuai penggunaan energy listrik di rumah. Melalui kwh meter . Misalnya sebuah lampu 10 watt dinyalakan 8 jam/hari selama 30 hari. Berapa biaya listrik.
W= P x t = 10 x 8 x 30 = 2400 wh = 2,4 kwh . Jika tariff listrik Rp 300.000,- maka biaya listrik 2,4 x Rp 300.000,- = Rp 720.000,-
9. Upaya penghematan listrik
Menggunakan energy listrik seperlunua
Menggunakan LED ( Light Emitting Diode )
Pencegahan bahaya penggunaan listrik ; mencabut kabel dari stop kontak, menghindari air , tidak memegang lubang stop kontak, sekering

Tugas untuk kelas IX SMP Xaverius I Jambi. Putar video ini…like..surcribe…tulis materi ini pada buku catatan ..Jawab soal berikut di komentar blog

  1. 3 hambatan dipasang paralel masing-masing 2 ohm , hitung hambatan totalnya
  2. Bila sumber arus memiliki  beda potensial 3 volt , dihubungkan dengan dua hambatan dipasang seri masing-masing 1 ohm…Berapa kuat arusnya

Klasifikasi Benda dan Perubahannya IPA Kelas VII SMP Xaverius I Jambi Tahun Ajaran 2018-2019

Standar

KLASIFIKASI MATERI DAN PERUBAHANNYA
wujud zat : Padat, Cair , Gas
Ketiga wujud zat tersebut dapat berupa unsur, senyawa, campurann.
Materi disekitar kita dapat dikelompokkan berdasarkan nama penyusunnya : plastik, logam, keramik, gelas/kaca dan masih banyak lagi. .Materi dibedakan menjadi zat tunggal dan campuran. Zat tunggal terdidi dari Unsur dan Senyawa. Campuran terdiri dari campuran heterogen dan campuran homogen. Heterogen contohnya koloid dan suspensi. Homogen contohnya larutan.
Unsur : zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana dengan proses kimia biasa.
Contoh unsur logam : Natrium ( Na ), Kalium ( K ), Magnesium ( Mg ), Ferum ( Fe )
Contoh unsur non logam : Carbon ( C ), Nitrogen ( N ), Sulfur ( S )
Senyawa : gabungan dua unsur atau lebih dan dalam perbandingan yang tetap. senyawa : air, garam dapur, gula tebu dsb.
Campuran : suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih yang masih mempunyai sifat zat asalnya. Campuran dibedakan : campuran homogen dan heterogen.
Pengelompokkan larutan dibedakan : asam, basa, garam.
Ciri larutan asam : masam, korosif, mengubah lakmus biru menjadi merah.
Ciri larutan basa : pahit, licin, mengubah lakmus merah menjadi biru.
Indikator : senyawa yang dapat menunjukkan perubahan warna apabila bereaksi dengan asam atau basa. Indikator dibedakan : alami, buatan.
Garam berasal dari reaksi antara asam dan basa menhasilkan garam dan air.
Cara pemisahan campuran : filtrasi, sentrifugasi, destilasi, kromatografi
Perubahan materi : fisika, kimia

Tugas Kelas VII SMP Xaverius I Jambi , catat materi ini di catatan, jawab pertanyaan ini pada komentar blog

  1. Berdasarkan ikatan kimianya maka gula termasuk ………………………………..
  2. Zat tunggal yang tidak dapat disederhanakan lagi menadi zat yang lebih sederhana disebut…………………………..
  3.  3 contoh unsur logam yaitu……………………………………….
  4. 3 contoh unsur bukan logam yaitu……………………………..
  5. Ciri dari zat asam adalah……………………………….per zat