Listrik Dinamis IPA Kelas IX SMP Xaverius I Jambi

Standar

 

 

Listrik Dinamis IPA Kelas IX SMP Xaverius I Jambi
1. Arus Listrik
Arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah.
Besarnya arus listrik yang mengalir merupakan besarnya muatan listrik setiap detiknya
I = q/t. I = ampere q = Coulomb t = detik
Contoh soal : Muatan listrik yang mengalir pada kawat penghantar selama 2 detik sebesar 5 x 10-5 C. Berapa arus listrik yang mengalir ?. Jawab I= 5 x 10-5 C/2 detik = 2,5 x 10-5 A
2. Hantaran Listrik
Perpindahan electron pada bahan akan menimbulkan arus litrik yang arahnya berlawanan dengan arah perpindahan electron. Bahan yang dapat menghantarkan arus listrik : konduktor contoh tembaga , perak, emas. Isolator : bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Contoh plastic, karet. Semikonduktor : bahan yang pada suhu rendah bersifat isolator dan suhu tinggi bersifat konduktor. Contoh karbon, silicon, germanium. Besar hambatan jenis : R = p L/A
3. Rangkaian Listrik
Rangkaian listrik seri : tidak ada percabangan kabel
Rangkaian listrik parallel : memiliki percabangan kabel
4. Karakteristik Rangkaian Listrik
Hukum Kirchhoff
I masuk = I keluar
Rangkaian Hambatan Listrik, seri R = R1 + R2+R3….
Rangkaian hambatan Listrik paralel 1/R = 1/R1+1/R2….
Hukum Ohm V = I x R
Contoh soal : 2 hambatan dipasang seri masing-masing hambatan 2 ohm dan 1 ohm berapa hambatan total . R = 2 + 1 = 3 ohm
Contoh soal 2 hambatan dipasang paralel masing-masing 2 ohm. Berapa hambatan total
1/R = ½ + ½ = 2/2. R = 1 ohm
Rangkaian ggl dan Hukum Ohm
Ggl ( gaya gerak listrik ) beda potensial pada sumber arus yang belum digunakan disingkat E. Menurut hokum Ohm I = E/R+r.
Contoh : sumber arus listrik = 3 volt, 2 hambatan dipasang seri masing-masing 2 ohm. Berapa arus listrik. I = V/R . 1/ R = ½ + ½ = 2/2 R = 1 I = 3 /1 = 3 Ampere
5. Sumber arus listrik
Sumber Dc ( Direct Current ). Sumber AC (Alternating Current )
6. Sumber Energi Listrik
Matahari, air, angin, bioenergi
7. Transmisi energy listrik
Transmisi jarak jauh dinaikkan tegangan listrik. Maka diperlukan transformator step up.
8. Penggunaan Listrik
Biaya listrik setiap bulan dibayarkan kepada PLN dihitung sesuai penggunaan energy listrik di rumah. Melalui kwh meter . Misalnya sebuah lampu 10 watt dinyalakan 8 jam/hari selama 30 hari. Berapa biaya listrik.
W= P x t = 10 x 8 x 30 = 2400 wh = 2,4 kwh . Jika tariff listrik Rp 300.000,- maka biaya listrik 2,4 x Rp 300.000,- = Rp 720.000,-
9. Upaya penghematan listrik
Menggunakan energy listrik seperlunua
Menggunakan LED ( Light Emitting Diode )
Pencegahan bahaya penggunaan listrik ; mencabut kabel dari stop kontak, menghindari air , tidak memegang lubang stop kontak, sekering

Tugas untuk kelas IX SMP Xaverius I Jambi. Putar video ini…like..surcribe…tulis materi ini pada buku catatan ..Jawab soal berikut di komentar blog

  1. 3 hambatan dipasang paralel masing-masing 2 ohm , hitung hambatan totalnya
  2. Bila sumber arus memiliki  beda potensial 3 volt , dihubungkan dengan dua hambatan dipasang seri masing-masing 1 ohm…Berapa kuat arusnya
Iklan

Klasifikasi Benda dan Perubahannya IPA Kelas VII SMP Xaverius I Jambi Tahun Ajaran 2018-2019

Standar

KLASIFIKASI MATERI DAN PERUBAHANNYA
wujud zat : Padat, Cair , Gas
Ketiga wujud zat tersebut dapat berupa unsur, senyawa, campurann.
Materi disekitar kita dapat dikelompokkan berdasarkan nama penyusunnya : plastik, logam, keramik, gelas/kaca dan masih banyak lagi. .Materi dibedakan menjadi zat tunggal dan campuran. Zat tunggal terdidi dari Unsur dan Senyawa. Campuran terdiri dari campuran heterogen dan campuran homogen. Heterogen contohnya koloid dan suspensi. Homogen contohnya larutan.
Unsur : zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana dengan proses kimia biasa.
Contoh unsur logam : Natrium ( Na ), Kalium ( K ), Magnesium ( Mg ), Ferum ( Fe )
Contoh unsur non logam : Carbon ( C ), Nitrogen ( N ), Sulfur ( S )
Senyawa : gabungan dua unsur atau lebih dan dalam perbandingan yang tetap. senyawa : air, garam dapur, gula tebu dsb.
Campuran : suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih yang masih mempunyai sifat zat asalnya. Campuran dibedakan : campuran homogen dan heterogen.
Pengelompokkan larutan dibedakan : asam, basa, garam.
Ciri larutan asam : masam, korosif, mengubah lakmus biru menjadi merah.
Ciri larutan basa : pahit, licin, mengubah lakmus merah menjadi biru.
Indikator : senyawa yang dapat menunjukkan perubahan warna apabila bereaksi dengan asam atau basa. Indikator dibedakan : alami, buatan.
Garam berasal dari reaksi antara asam dan basa menhasilkan garam dan air.
Cara pemisahan campuran : filtrasi, sentrifugasi, destilasi, kromatografi
Perubahan materi : fisika, kimia

Tugas Kelas VII SMP Xaverius I Jambi , catat materi ini di catatan, jawab pertanyaan ini pada komentar blog

  1. Berdasarkan ikatan kimianya maka gula termasuk ………………………………..
  2. Zat tunggal yang tidak dapat disederhanakan lagi menadi zat yang lebih sederhana disebut…………………………..
  3.  3 contoh unsur logam yaitu……………………………………….
  4. 3 contoh unsur bukan logam yaitu……………………………..
  5. Ciri dari zat asam adalah……………………………….per zat

Listrik Statis IPA Kelas IX SMP Xaverius I Jambi Tahun Ajaran 2018-2019

Standar

Fenomena dari Listrik statis banyak kita jumpai sehari-hari seperti petir, rasa hangat bila kita gosokkan pada benda lain.
Sisir plastik setelah digosokkan ke rambut dapat mengangkat serpihan kertas karena sisir plastik bermuatan negatif.
Materi listrik statis terdiri dari : Konsep Listrik Statis ( muatan listrik, Hukum Qoulomb, Medan Listrik, Kelistrikan pada sel saraf) Listrik statis pada hewan, Teknologi pemenfaatan listrik satatis
1.Muatan listrik adalah selisih antara jumlah proton dan electron. Bila mendapat electron maka bermuatan negative, bila member electron maka bermuatan positif. Dalam keadaan normal semua benda bersifat netral. Atom yang kelebihan elektron akan menjadi bermuatan negatif dan disebut sebagai ion negatif, contohnya Cl-, (OH)-, dan O2-. Atom yang kekurangan elektron akan menjadi bermuatan positif dan disebut sebagai ion positif, contohnya Na+, K+, Mg2+
Teori electron:
1. Proton dan neutron dalam inti atom
2. Elektron berada dalam atom karena adanya gayaa tarik proton dengan elektron
3. Elektron yang Semakin jauh dari inti atom maka semakin lemah ikatannya sehingga mudah lepas.
4. Atom bersifat netral jika jumlah elektron = jumlah proton.
5. Atom positif : jumlah proton > elektron.
6. Atom negatif = jumlah elektron>proton
Satuan muatan listrik
Satuan Muatan Listrik ( Q ) : Coulomb/C. 1 uC = 10-6 C
Interaksi Benda Bermuatan Listrik
1. Ketika penggaris plastik digosok dengan kain wool, maka elektron-elektron dari kain wool berpindah ke penggaris plastik, sehingga penggaris plastik tersebut bermuatan listrik negatif.
2. Ketika ebonit digosok dengan kain wool, maka elektron-elektron dari kain wool berpindah ke ebonit, sehingga ebonit tersebut bermuatan listrik negatif.
3. Ketika batang kaca digosok dengan kain sutera, elektron-elektron pada batang kaca tersebut berpindah ke kain sutera, sehingga batang kaca bermuatan positif
Deret benda yang menunjukkan bahwa benda akan memperoleh muatan negatif bila digosok dengan sembarang benda di atasnya, dan akan memperoleh muatan positif bila digosok dengan
benda di bawahnya.dinamakan deret tribolistrik. Deret Tribolistrik
1. Bulu kelinci, 2. Gelas, 3. Mika, 4. Wol, 5. rambut kucing, 6. Sutra, 7. Kapas, 8. Kayu, 9. Batu Ambar, 10. Damar, 11. Logam(Cu,Ni,Ag), 12. Belerang, 13. Logam(Pt,Au), 14. Seluloid
Benda yang bermuatan sama akan tolak menolak dan muatan tak sama akan tarik menarik. Interaksi kedua muatan merupakan gejala sederhana listrik statis.
Charles Augustin Coulomb (1736 – 1806), menyelidiki hubungan gaya tolak-menolak atau gaya tarik-menarik dua benda bermuatan listrik terhadap besar muatan listrik dan jaraknya menggunakan alat neraca puntir Coulomb
2 Hukum Coulomb
F = k Q1Q2/r2 k = 9,0 x 109 Nm2/C2
3 Medan Listrik
Daerah disekitar benda bermuatan listrik, dilukiskan dengan garis gaya listrik
E = F/Q E = medan listrik ( N/C), F = gaya medan listrik (N), Q = muatan listrik (C)
4 Potensial listrik : Usaha untuk memindahkan muatan dari A ke B per muatan listrik
Induksi muatan listrik :
Mengetahui muatan listrik dengan elektroskop
dapat terjadi antara awan dengan awan, dalam awan itu sendiri, antara awan dan udara, antara awan dengan tanah (bumi).
Cara kerja penangkal petir adalah saat muatan listrik negatif di bagian bawah awan sudah tercukupi, maka muatan listrik positif di tanah akan segera tertarik. Muatan listrik kemudian segera merambat naik melalui kabel konduktor , menuju ke ujung batang penangkal petir.
Ketika muatan listrik negatif berada cukup dekat di atas atap, daya tarik menarik antara kedua muatan semakin kuat, muatan positif di ujung-ujung penangkal petir tertarik ke arah muatan negatif.
Pertemuan kedua muatan menghasilkan aliran listrik. Aliran listrik itu akan mengalir ke dalam tanah, melalui kabel konduktor, dengan demikian sambaran petir tidak mengenai bangunan tetapi dinetralisirkan kedalam tanah.

Perpindahan muatan listrik (elektron) tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan potensial listrik (beda potensial listrik). Besarnya beda potensial listrik dapat dihitung dengan membandingkan besar energi listrik yang diperlukan untuk memindahkan sejumlah muatan listrik. Beda potensial = W/Q

5 Kelistrikan Pada Sel Saraf
Sel saraf menyampaikan impuls pada saat terjadi potensial aksi yaitu ion Na masuk ke membran dan ion K keluar dari membran terjadilah potensial aksi/perbedaan potensial. Bagian-bagian sel saraf : 1 Badan sel saraf memiliki sitoplasma, inti sel, organel sel seperti ribosom, mitokodria, retikulum endoplasma khusus yang disebut badan nissl fungsi badan sel saraf meneruskan impuls dari dendrit ke neurit, 2 dendrit penjuluran sitoplasma dari badan sel saraf yang meneruskan impuls ke badan sel saraf, 3 neurit/akson : penuluran sitoplasma badan sel saraf yang berfungsi meneruskan impuls dari badan sel saraf ke organ, otot. Neurit diselimuti mielin. Mielin dibentuk oleh sel schwann. Neurit yang tidak diselimuti mielin disebut nodus renvier. Pertemuan antara sel saraf disebut sinapsis. Sinapsis terdapat di uung akson ada yang bercabang ada yang berbonggol maka disebut bonggol sinapsis. Pada bonggol sinapsis dilepas neurotransmiter misalnya asetilkolin yang berfungsi mengantar impuls.
Listrik Statis Pada Tubuh Hewan
Platipus
platipus juga memiliki electroreceptors di moncongnya yang membantu mendeteksi impuls listrik dari makanan potensial.
2. Ikan Stargazer
Ikan Stargazer telah memodifikasi otot matanya untuk dapat mengeluarkan arus listrik yang dapat mengejutkan dan melumpuhkan mangsa serta menakuti para predatornya.

3. Lumba-lumba Guiana (Sotalia Guianensis)
Seekor lumba-lumba Guiana memiliki pori-pori khusus yang disebut crypt vibrissal. Folikel rambut yang dimodifikasi ini memungkinkan lumba-lumba merasakan medan listrik.
4. Lebah Madu
. Bunga sering mengalami perubahan muatan listrik setelah dikunjungi lebah, jadi dengan merasakan medan listrik.
5Laba-laba
Laba-laba melapisi jaring mereka dengan jenis lem khusus yang tertarik pada partikel bermuatan (seperti serangga terbang).
6Tokek

Kemampuan menempel si tokek sebagian disebabkan oleh kekuatan elektrostatik pada bantalan kaki tokek. Perbedaan muatan antara kakinya dan permukaan yang mempermudah panjat ke dinding.
7. Tawon Oriental atau Oriental Hornet (Vespa Orientalis)

Sebagian besar lebah biasanya menghindaari sengatan sinar matahari, tapi tidak dengan lebah oriental (oriental hornet). panel surya di tubuh lebah mengubah sinar matahari menjadi listrik. Tujuan sebenarnya adalah untuk mengolah nektar yang mereka peroleh.

8. Ikan Pari Elektrik
Makhluk-makhluk ini menghabiskan sebagian besar waktu mereka di dasar laut (air dingin), menggunakan kemampuan electrosense mereka untuk mengambil medan listrik lemah yang dikeluarkan oleh udang, siput dan kerang kegemaran mereka.
9 Ikan belalalai gajah
Sel elektropax pada ekor dapat menghasilkan listrik statis
10 Lele Listrik
11 Hiu kepala martil memiliki elektro reseptor
12 Belut Listrik : menghasilkan aliran listrik
13 Echidnas : moncong mengirim sinyal
Teknologi Listrik Statis
Mesin fotocopy elektrostatik
Mesin fotocopy bekerja berdasarkan prinsip gaya tarik menarik antar muatan yang tidak sejenis. Muatan positif di berikan pada silinder almumunium (Al) berlapis selenium (Se). selanjutnya silinder di sinari dengan proyeksi gambar/naskah yang akan di kopi. Selenium merupakanFotokonduktor, yaitu materi yang bersifat isolator dalam keadaan gelap dan bersifat konduktor jika mendapat cahaya. Bagian Se yang terkena sinar akan bersifat konduktif dan akan menghantarkan elektron dari Al untuk menetralkan muatan positif di bagian tersebut. Bagian Se yang tidak mendapat sinar tetap bermuatan positif. Partikel toner akan menempel pada lapisan Se yang bermuatan positif. Selembar kertas di beri muatan positif di lewatkan pada silinder itu sehingga partikel toner yang bermuatan negatif akan di tarik menuju kertas yang bermuatan positif. Pola partikel toner pada kertas akan membentuk bayangan naskah/gambar yang di kopi. Toner akan melekat pada kertas yang selanjutnya di lewatkan di antara pelat penggulung yang panas. Prinsip ini juga berlaku padaprinter laser.

Filter elektrostatik
Filter (pengendap atau penyaring) elektrostatik banyak digunakan
dalam industri untuk menyaring partikel-partikel gas yang tidak di inginkan sebelum di buang ke atmosfer melalui cerobong asap.Di rumah-rumah, filter elektrostatik di gunakan untuk menyaring debu agar tidak mengganggu pernapasan penghuninya. Gas yang akan di saring di masukkan ke dalam tabung dengan peralatan yang dapat mengionisasi partikel gas. Partike yang bermuatan akan menempel pada dinding tabung yang bermuatan berlawanan dengannya.

Elektrokardiograf

Setiap kali jantung manusia berdetak, terjadi perubahan potensial listrikpada permukaannya. Hal ini dapat di deteksi dengan menggunakan logam kontak yang di pasang pada kulit. Perubahan potensial ini sangat kecil, hanya dalam orde milivolt (mV). Perubahan potensial ini dapat di tampilkan sebagai grafik, baik pada kertas maupun pada layar tabung sinar katoda (CRT).
Alat yang digunakan untuk merekam perubahan jantung manusia di sebut elektrokardiograf (electrocardiograph), sedangkan hasil remakannya di sebut elektrokardiogram.
Prinsip elektrostatis juga di terapkan pada proses pengecatan secara elektrostatis. Aplikasi Prinsip Kapasitora. Keyboard KomputerBeberapa jenis keyboard yang digunakan pada komputer menggunakanprinsip kapasitor. Suatu keping logam yang ujungnya di hubungkan dengantombol keyboard berfungsi sebagai salah satu keping dari sebuah kapasitor. Jika tombol ditekan, jarak pemisah antara keping kapasitor bagioan atas dan bagian bawah berubah sekitar 5 mm smapai 0,3 mm, sehingga kapasitansinya berubah. Perubahan kapasitansi ini memicu sirkuit elektronika untuk memasukkan informasi pada komputer.
Tugas kelas IX SMP Xaverius I Jambi, tulis materi ini pada buku catatan
Jawab soal berikut pada kolom komentar
1. Penjelasan mengapa benda dapat bermuatan positif dan negative
2. Mengapa mistar plastic yang sudah digosokkan ke rambut dapat menarik sepihan kertas?
3. Bagaimana terjadinya petir20170913_090648

Pewarisan Sifat IPA Kelas IX SMP Xaverius I Jambi

Standar

PEWARISAN SIFAT
1. Materi Genetik
Kromosom : materi pembawa sifat yang terdapat pada inti sel. Kromosom tersusun dari molekul DNA ( deoxirybosebonuleic acid / asam deoksiribosa nukleta ) dan protein histon. Pada inti sel terdapat kromosom, pada kromosom terdapat kromonema, pada kromonema terdapat kromomer, pada kromomer terdapat nukleotida, pada nukleotida terdapat DNA yang melilit pada histon, pada DNA terdapat gen. Gen merupakan penyusun DNA yang bertanggung jawab dalam pewarisan sifat. Bentuk kromosom yang berpasangan terdiri dari lengan kromosom dan sentromer. Kromosom berpasangan ( autosom ) maka selnya dinamakan diploid ( 2n ), kromosom yang tidak berpasangan ( gonosom ) maka selnya haploid ( n ). Macam –macam kromosom berdasarkan letak sentromer : ditengah ( metasentril ) , dekat lengan ( submetasentrik ), dekat ujung ( akrosentrik ), diujung ( telosentrik ). Kromosom pada sel yang tidak sedang membelah dalam bentuk benang kusut atau kromatin. Kromatin yang terputus-putus disebut kromosom. DNA tersusun dari gugu fosfat dan gula pentosa ( deoksiribosa) sebagai tangganya dan basa nitrogen sebagai anak tangganya. Basa nitrogen terdiri dari purin dan pirimidin. Purin terdiri dari adenin dan guanin. Pirimidin terdiri dari sitosin dan timin. Pada anak tangga purin akan berpasangan dengan pirimidin melalui ikatan hidrogen. Adenin berpasangan dengan Timin, Guanin berpasangan dengan timin. Molekul DNA berbentuk double helix menurut Watson dan Crick. Ikatan fosfat, gula, dan basa nitrogen disebut nukleotida. DNA dapat membentuk RNA
( Ribolosa nukleic acid ). Lalu RNA keluar dari inti sel menuju ribosom untuk sintesis protein. RNA untainya tunggal dan Timin diganti urasil. Segmen DNA yang bertanggung jawab dalam pewarisan sifat disebut gen. Pasangan gen pada lokus yang sam dengan kromosom homolognya dinamakan alel. Gen yang dapat menutupi gen lain yang sejenis disebut gen dominan, sebaliknya gen yang ditutupinya : gen resesif. Susunan gen dalam kromosom disebut genotipe, sifat fisik yang ditampilkan dari genotipe disebut fenotipe.
2. Persilangan
Dirintis oleh Gregor Johan mendel yang menggunakan kacang kapri / ercis / Pisum sativum dengan alasan : bunga sempurna, autogami, umur pendek, memiliki variasi sifat berpasangan.
Monohibrid : persilangan dengan satu sifat
Contoh Tanaman ercis bunga biji bulat ( BB) disilangkan dengan tanaman tanaman ercis biji keriput ( bb ) :
P1 BB X bb
F1 Bb ( bulat )
P2 Bb X Bb
F2
Jantan/betina      B    b
B                          BB    Bb
b                          Bb    bb
Maka perbandingan genotipe BB : Bb : bb = 1 : 2 : 1
Perbandingan fenotipa : Berbiji bulat : berbiji keriput = 3 : 1
Dihibrid : Persilangan dengan dua sifat
Contoh tanaman ercis biji bulat warna kuning silang ( BBKK ) dengan tanaman ercis biji keriput warna hijau ( bbkk ).
P1 BBKK X bbkk
F1 BbKk
P2 BbKk X BbKk
F2
Jantan/betina BK      Bk      bK       bk
BK                   BBKK BBKk BbKK BbKk
Bk                    BBKk BBkk BbKk Bbkk
bK                   BbKK BbKk bbKK bbKk
bk                    BbKk Bbkk bbKk bbkk

Perbandingan genotipenya
BBKK = 1 BBKk = 2 BbKK = 2 BbKk =4 BBkk = 1 Bbkk = 2 bbKK = 1
bbKk = 2 bbkk = 1
Perbandingan fenotipenya
Tanaman ercis berniji bulat kuning = 9
Tanaman ercis berbiji bulat hijau = 3
Tanaman ercis berbiji keriput kuning = 3
Tanaman ercis berbiji keriput hijau = 1
Dari monohibrid muncullah Hukum I Mendel : Segregasi
Dari dihinrid muncullah Hukum 2 mendel : Asortasi
Intermediet : bila den dominan sama kuat dengan gen resesif
Bunga mirabilis merah ( MM ) silang dengan bunga mirabilis putih ( mm )
P1 MM X mm
F1 Mm ( merah muda )
P2 Mm X Mm
F2
Jantan/betina    M      m
M                        MM Mm
m                        Mm mm
Maka perbandingan genotipe MM : Mm : m = 1 : 2 : 1
Perbandingan fenotipa : Berbiji bulat : berbiji keriput = 1 : 2 : 1
3 Pewarisan Sifat Pada Manusia
Jenis Kelamin : laki-laki genotipenya XY perempuan genotipenya XX maka kromosom Y menyatakan jenis kelamin laki-laki.
Golongan darah : Golongan darah A genotipenya IAIA dan IA IO, Golongan darah B maka genotipenya IBJB dan IBIO, Golongan daran AB : IAIB, Golongan darah O genotipenya IOIO , warna kulit ditentukan oleh gen ABC maka genotipe AABBCC kulitnya gelap. Rambut pada dahi widow peak genotipe WW dan Ww fenotipenya widow peak. Pelekatan kuping : terpisah GG dan Gg sedangan gg melekat. Keriting genotipe KK dan Kk = keriting, rambut lurus genotipenya kk. Albino : kulit tanpa pigmen disebabkan gen resisf a maka genotipe albino = aa
Gen yang terpaut kromosom kelamin
Buta warna : terjadi karena gen resesif c ( color blind ) pada kromosom X
Maka penderitanya laki-laki dengan genotipe Xc Y
Hemofili : darah sukar membeku
Karena gen resesif h pada kromosom X maka penderitanya laki-laki genotipenya Xh Y
4 Pewarisan sifat pada tumbuhan hewan
Hibridisasi pada padi menghasilkan bibit unggul contoh Padi Bernas Prima , IPB 4S, Jagung hibrida.
Pada hewan pembentukan bibit unggul ayam Broiler
Tugas untuk Kelas IX SMP Xaverius I Jambi. Tulis materi ini pada catatan dan jawab soal berikut pada kolom komentar blog
1. Apa beda kromosom diploid dan haploid
2. Tulis penyusun molekul DNA
3. Tulis beda DNA dan RNA
4. Tuliskan perbandingan fenotipe monohibrid
5. Tuliskan perbandingan fenotipe dihibrid

Gambar Kromosom

Klasifikasi Makhluk Hidup IPA Kelas VII SMP Xaverius I Jambi

Standar

Klasifikasi Makhluk Hidup
Pengelompokkan benda berdasarkan persamaan ciri :
Berdasarkan ciri hidup : Benda hidup, benda tidak hidup
Berdasarkan ukurannya : besar, sedang, kecil.
Berdasarkan asalnya; alami, buatan
Berdasarkan penyusunnya : kompleks, sederhana.
Berdasarkan permukaannya : halus, kasar.
Berdasarkan fungsi : transportasi, makanan, bangunan, tempat belajar dan sebagainya.
Ciri makhluk hidup
Ciri yang terdapat pada makhluk hidup : bernapas, bergerak, nutrisi, tumbuh, berkembangbiak, mengeluarkan zat sisa, peka terhadap rangsang.
Pengelompokkan makhluk hidup
5 Kingdom : Monera, Protista, Fungi, Plantae, Animalia
Monera
Ciri : bersel satu, tidak memiliki membran inti sel ( prokariota ), berukuran kecil ( mikroskopis). Monera terdiri dari bakteri dan Alga hijau biru.
Protista terdiri dari Protozoa, Alga, Jamur lendir
Ciri Protista : bersatu dan bersel banyak, memiliki membran inti sel/eukariota.
Protozoa terdiri dari Rhizopoda contoh amoeba, Flagellata contoh euglena, Ciliata contoh Paramaecium, Sporozoa contoh plasmodium malariae.
Alga terdiri dari : Alga hijau/Clorophyta, Alga merah/Rodopyta, Alha coklat/ Phaeophyta, Alga emas/ Chrysophyta.
Jamur lendir terdiri dari : Myxomycota/jamur lendir, Oomycota
Fungi : jamur. Ciri : bersel banyak kecuali ragi bersel satu, memiliki membran inti sel ( eukariota ), memiliki hifa/benang, anyaman benang disebut misellium.
Fungi terdiri dari Zygomycota contoh jamur tempe, Ascomycota contoh jamur Penicillium, Basiomycota contoh jamur merang.
Plantae /tumbuhan : bersel banyak, eukariota, berklorofil
Pantae terdiri dari Bryophyta, Pterydophyta, Spermatophyta.
Bryophyta : berklorofil, tidak berpembuluh, berspora, mengalami metagenesis. Metagenesis : sporaprotonematumbuhan lumut anteridium dan arkegonium anteridium menghasilkan sel sperma dan arkegonium menghasilkan sel telurfertilisasi jadi zigotsporogoniumsporangiumspora.
Tumbuhan paku / Pterydophyta. Ciri : bersel banyak, berklorofil, berspora, memiliki pembuluh, metagenesis. Metagenesisi : sporaprotalium anteridium menghasilkan sel sperma dan arkegonium menghasilkan sel telurfertilisasi jadi zigotTumbuhan paku sorussporangiumspora.
Spermatophyta / tumbuhan berbiji terdiri dari tumbuhan biji tertutup/ Angiospermae, tumbuhan biji tertuka/ Gymnospermae. Gymnospermae contoh melinjo. Angiospermae terdiri dari monokotil/ berkeping biji satu dan dikotil/ berkeping biji 2.
Perbedaan monokotil dan dikotil :
Monokotil : akar serabut, berkas pembuluh tidak teratur, tidak terbentuk kayu, tulang daun sejajar/lurus, mahkota bunga kelipatan 3.
Dikotil : akar tunggang, berkas pembuluh teratur, terbentuk kayu, tulang daun menyirip/menjari, mahkota bunga kelipatan 2,4, 5.
Animalia / hewan.
Ciri : bersel banyak, tidak memiliki dinding sel, memiliki alat gerak
Fillum terdiri dari : Porifera, Coelenterata, Platyhelminthes, Nematelminthes, Annelida, Arthropoda, Moluska, Echinodermata, Cordata.
Porifera : Hewan berpori contoh Euspongia
Coelenterata/ hewan berongga contoh Hydra, Obelia, Ubur-ubur. Platyhelminthes /cacing pipih contoh cacing pita
Nemathelminthes contoh cacing perut. Annelida contoh cacing tanah. Arthropoda terdiri dari insekta/serangga, crustacea/ udang, arachoidea/laba-laba, Myriapoda/ lipan. Moluska / hewan bertubuh lunak . Moluska terdiri dari Gastropoda : bekicot , Cephalopoda : cumi-cumi, Lamellybranchiata : kerang. Echinodermata / berkulit duri contoh teripang laut, bintang laut.
Cordata contoh vertebrata : pisces, amphibi, reptil, aves, mamalia

Tugas untuk kelas VII SMP Xaverius I Jambi. Tulis materi ini di buku catatan. Ketik jawaban soal pada kolom komentar blog :
1. Bangunan sekolah dilihat dari asalnya termasuk kelompok……………..
2. Ikan dilihat dari ciri hidup dan tidak hidup termasuk……………………..
3. Ciri makhluk hidup terdiri dari ……………………………………..
4. Cacing tanah termasuk fillum…………………………………..
5. Manusia termasuk kelas………………………………..Pengertian dan Pengelompokan Klasifikasi 5 Kingdom (Animalia)

Perkembangbiakan Pada Tumbuhan dan Hewan IPA Kelas IX SMP Xaverius I Jambi

Standar

Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan IPA Kelas IX SMP Xaverius I Jambi
Perkembangbiakan Pada Angiospermae ( tumbuhan berbiji tertutup) : terdiri dari perkembangbiakan secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan secara vegetatif : individu baru terbentuk tanpa didahului dengan fertilisasi. Vegetatif dibedakan vegetati alami dan buatan. Vegetatif alami terdiri dari : tunas contohnya pisang, rhizoma : batang yang menjalar di dalam tanah dan membengkak. Contoh jahe, kunyit. Umbi lapis : daun sisik yang berlapis-lapis contoh bawang merah. Umbi batang : batang yang berada di dalam tanah dan membengkak contoh kentang. Umbi akar : akar yang membengkak. Contoh ketela pohon, dahlia. Tetapi umbi akar ketela pohon tidak dapat ditanam karena tidak ada sisa batang. Tunas adventif : tunas yang letaknya tidak lazim misalnya ditepi daun contoh cocor bebek.
Vegetatif buatan dibedakan dua vegetatif tanpa perbaikan sifat dan vegetatif dengan perbaikan sifat. Vegetatif tanpa perbaikan sifat : setek, cangkok, merunduk. Setek menanam potongan bagian tanaman contoh setek batang. Cangkok : memunculkan pembentukan akar pada bagian batang yang dihilangkan floemnya. Merunduk : menimbun batang ke dalam tanah untuk mendapatkan tunas akar. Vegetatif buatan dengan perbaikan sifat : menyambung, menempel.
Perkembangbiakan secara generatif Angiospermae dengan biji. Biji berasal dari hasil fertilisasi maka dalam biji terdapat keping lembaga atau zigot dan keping lembagaa sekunder atau daging biji. Alat perkembangbiakan terdapat pada bunga. Bunga lengkap : bunga yang memiliki kelengkapan bunga. Bunga sempurna : bunga memiliki putik dan benang sari. Bagian-bagian bunga : tangkai bunga /pesellus, kelopak/kaliks, mahkota/korolla, putiik /pistillum, benang sari/stamen, kepala putik/stigma, tangkai putik/stillus, kepala sari/ antera. Tangkai sari/fillamentum, bakal buah/ovarium, bakal biji/ovullum. Penyerbukan/Polinasi : jatuhnya serbuk sari di kepala putik Berdasarkan asal serbuk sarinya : autogami /serbuk sari dari bunga itu sendiri., geitonogami/penyerbukan tetangga : serbuk sari dari bunga lain satu tanaman, allogami/peryerbukan silng : serbuk sari dari bunga lain tanaman lain, penyerbukan asing/hibrid : serbuk sari daari bunga lain tanaman lain sejenis beda varietas. Polinasi berdasarkan perantara : enemogami/angin, entamogami/serangga, zoidiogami/hewan, kiropterogami/kelelawar, ornitogami/burung, antropogami, manusia. Generatif Angiospermae dengan biji. Biji berasal dari proses fertilisasi. Karena terjadi dua macam fertilisasi maka dinamakan pembuahan ganda.
Pembuahan Ganda
1.Pembentukan serbuk sari
Dalam kepala putik terdapat kotak sari/teka. Dalam kotak sari terdapat induk sel yaitu mikrosporogonium lalu bermitosis menjadi mikrospora. Masing-masing mikrospora bermeiosis hasil 4 sel serbuk sari ( n ).
2.Pembentukan inti sel telur
Dalam Ovarium terdapat bakal biji/ ovullum. Di dalam ovullum terdapat induk sel makrosporangium lalu bermeiosis menjadi 4 megaspora. 3 megaspora mati dan satu menjadi megaspore fungsional . Lalu bermitosis 3 kali maka terbentuklah 8 inti sel terdiri dari 1 inti sel telur, 2 inti sinergid, 3 inti anti poda, 2 inti polar
3.Penyerbukan
Melekatnya serbuk sari di atas kepala putik
Serbuk sari menyerap cairan gula di kepala putik lalu membengkak dan pecah. Dalam serbuk sari terdapat inti vegetative dan inti generative. Inti vegetative berjalan dimuka membentuk buluh serbuk sari dan inti generative membelah menjadi 2 generatif 1 dan 2
4.Fertilisasi/pembuahan
Inti vegetative sampai di pintu bakal biji/mikrofil akan mati karena selesai tugasnya. Inti generate 1 dan 2 masuk ke bakal biji. Inti generative 1 membuahi inti polar hasilnya endosperm/ keping kandung lembaga sekunder. Inti generative 2 melebur dengan inti sel telur hasilnya zigot/keping lembaga. Selesailah pembuahan bakal biji menjadi biji. Bakal buah menjadi buah. Di dalam biji terdapat keping lembaga dan keping lembaga sekunder.
Perkembangbiakan pada Gimnospermae disebut pembuahan tunggal karena hanya satu macam fertilisasi yaitu inti generatif 1 dan 2 fertilisasi dengan inti sel telur maka hasilnya 2 zigot.
Perkembangbiakan pada Paku/ Pteridophyta. Spora tumbuh jadi protalium. Protaliom memiliki alat jantan/ anteridium dan alat betina / arkegonium. Anteridium menghasilkan sel telur. Arkegonium menghasilkan sel sperma. Hasil fertilisasi zigot. Zigot menjadi sporofit baru/tumbuhan paku. Tumbuhan paku memiliki sorus pada daunnya. Dalam sorus terdapat pembentukan spora.
Perkembangbiakan pada lumut. Spora tumbuh menjadi protonema. Protonema menjadi tumbuhan lumut. Tumbuhan lumut memiliki alat jantan/ anteridium dan alat betina / arkegonium. Anteridium menghasilkan sel telur. Arkegonium menghasilkan sel sperma. Hasil fertilisasi zigot. Zigot menjadi sporogonium . Sporogonium memiliki kotak spora/sporangium. Dalam sporangium terbentuk spora
Teknologi reproduksi pada tumbuhan : hidroponik, kultur jaringan, tanaman transgenik
Perkembangbiakan pada Hewan
Perkembangbiakan generatif : Ovipar, ovovivipar.
Alat reproduksi ikan : gonad betina/ovarium, gonad jantan testis, saluran sel kelamin/urogenital
Alat reproduksi katak : betina : ovarium, oviduk, kloaka, Jantan : testis , vas deferens, kloaka
Alat reproduksi pada reptil : betina : ovarium, oviduk, kloaka, jantan : hemipenis, testis, vas deferens.
Alat reproduksi pada Aver : betina : ovarium yang berfungsi hanya 1, oviduk, kloaka, jamtan : testis, vas deferens, kloaka.
Alat reproduksi mamalia contoh tikus
Tikus betina : ovarium, oviduk, uterus, vagina
Tikus jantan : testis, vas deferens, penis.
Pada tikus setiap ovulasi lebih dari 1 sel telur karnanya jumlah emberio lebih dari satu/banyak.
Reproduksi vegetatif hanya di jumpai hewan tingkat rendah misalnya dari kelompok Avertebrata :
Fragmentasi : potongan tubuh yang menjadi individu baru contoh planaria
Konjugasi : peleburan dua isi sel
Tunas : contoh Hydra
Siklus hidup terdapat pada hewan tertentu misalnya serangga : metamorfosis, metamorfosis katak, siklus hidup obelia, siklus hidup Hydra
Siklus hidup Obelia : Polip dewasa memiliki dua cabang yaitu cabang polip medusa dan cabang polip makanan, cabang polip medua menghasilkan medusa jantan dan betina, fertilisasi menjadi zigot, zigot menjadi larva planula. Larva planula menjadi polip muda lalu polip muda menjadi polip dewasa

ubur ubur

Sumber : http://farah-pinkygirl.blogspot.com/2011/11/siklus-hidup-aurelia-aurita-ubur-ubur.html
Tugas untuk kelas IX SMP Xaverius I Jambi tulis materi ini di buku catatan lalu jawab soal berikut di koemtar blog
1. Bunga lengkap artinya…………………………………………………………………….
2. Kembang sepatu termasuk bunga……………………….dan………………………………………….
3. Pembuahan ganda artinya……………………………………………………………………………………
4. Vegetatif mencangkok hanya dapat dilakukan pada tumbuhan…………………………………
5. Tuliskan alat reproduksi aves jantan dan betina

Sistem Reproduksi Manusia Kelas IX SMP Xaverius I Tahun Ajaran 2018-2019

Standar

 

Sekolah                                   :SMP Xaverius I Jambi

Mata Pelajaran                        : IPA

Kelas/Semester                        : IX/1

Materi                                     : Sistem Reproduksi Manusia

Alokasi Waktu                        : 12 x 40 ‘

Materi : Pembelahan sel, Alat Reproduksi, Gametogenesis, Siklus menstruasi, Fertilisasi dan kehamilan, Penyakit dan kelainan sistem reproduksi

1. Pembelahan sel : perbanyakan sel. Pembelahan sel dibedakan : amitosis, mitosis, dan meiosis. Amitosis : sel membelah secara langsung contohnya pembelahan sel pada amoeba. Mitosis : pembelahan sel melalui fase-fase dimana setiap satu sel menjadi dua sel yang jumlah kromosom anak sel sama dengan jumlah kromosom induk sel. Contoh mitosis pembelahan pada sel manusia yang mengakibatkan pertumbuhan. Meiosis ; pembelahan sel secara reduksi karena jumlah kromosom anak sel sama dengan setengah dari kromosom induk sel. Contoh meiosis terdapat pada pembelahan sel kelamin pada makhluk hidup.

Mitosis terdiri dari profase,metafase, anafase, telofase. Profase : kromatin terputus jadi kromosom, kromosom menebal dan mengganda, membran inti menghilang, kromosom berpasangan. Metafase : pasangan kromosom/kromatid berada di daerah equator terlihat benang spindle.Anafase : kromosom berpisah dengan pasangannya menuju kutub masing-masing . Telofase :sel terbagi dua masing-masing jumlah kromosom sama dengan kromosom sel induk.

Meiosis : pembelahan reduksi yang menghasilkan 4 sel baru dengan jumlah kromosom 1/2 dari jumlah kromosom induk sel. Meiosis terdiri dari meiosis 1 dan 2

2. Gametogenesis : Pembentukan sel kelamin melelui pembelahan meiosis yang terjadi pada alat reproduksi, pada manusia misalnya pada testis dan ovarium. Gametogenesis terdiri dari spermatogenesis dan oogenesis. Spermatogenesis : proses pembentukan sperma pada testis melalui pembelahan meiosis. Oogenesis : proses pembentukan ovum pada ovarium melalui pembelaham meiosis.

Spermatogenesis : spermatosit primer—> spermatosit sekunder–>spermatid–>spermatozoa

Oogenesis :oosit primer –>oosit sekunder dan badan kutub–>ootid dan 3 badan kutub–>ovum

 

gametogenesisi

sumber  gambar : http://biologi-hayati.blogspot.com/2017/02/proses-spermatogenesis-dan-oogenesis.html

3. Alat reproduksi .

Laki-laki : testis :jumlah 2 di dalam skrotum, fungsi tempat dihasilkan hormon testosteron, spermatozoa. Vas deferens :saluran sel sperma . Penis : alat kopulasi . Kelenjar kelamin :Prostat, vesica seminalis, cowper.

Perempuan : ovarium : tempat dihasilkan hormon estrogen, progesteron, sel telur. Tuba palopii : saluran sel telur, fungsi tempat fertilisasi. Uterus :tempat perkembangan embrio. Vagina : ruang kopulas

 

4. Siklus Menstruasi. Menstruasi : Degradasi endometrium

Fase siklus mentruasi : folikel, ovulasi, luteal, mentruasi

Fase folikel : Hipofisis mengeluarkan hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone )  yang merangsang folikel dalam ovarium untuk menghasilkan hormon estrogen, hormon estrogen akan merangsang pemasakan oosit primer menjadi ootid.

Fase Ovulasi : terjadi pada hari ke 14 yaitu proses keluarnya ootid/ovum dari ovarium yang disertai dengan pecahnya folikel de graaf. Ovulasi terjadi karena hormon LH ( luteinizing hormone ) yang akan merangsang bekas pecahan folikel de graaf menjadi Korpus luteum atau badan kuning menghasilkan hormon progesteron.

Fase Luteal : masa perkembangan korpus luteum atau masa penebalan endometrium.

Fase mentruasi : dengadasi endometrium pada hari ke 28 karena korpus luteum menciut dan FSH kembali dikirim dari hipofisis

 

siklus menstruasi

sumber gambar : https://duniabidan.com/knowledge/4-fase-dalam-siklus-menstruasi.html

5. Fertilisasi dan Kehamilan

Fertilisasi ; peleburan inti sel sperma dengan inti sel telur membentuk zigot yang terjadi di tuba polopii.

Urutan perkembangan zigot—morula—blastrula—gastrula—embrio—individu baru

Morula adalah suatu bentukan sel sperti bola (bulat) akibat pembelahan sel. dari morula yang terus mengalami pembelahan,  terdapat cairan sel yang disebut dengan Blastosoel. Gastrula pembentulakn lapisan . Lapisan Ektoderm akan berdiferensiasi menjadi cor (jantung), otak (sistem saraf), integumen (kulit), rambut dan alat indera.Lapisan Mesoderm akan berdiferensiasi menjadi otot, rangka (tulang/osteon), alat reproduksi (testis dan ovarium), alat peredaran darah dan alat ekskresi seperti ren. Lapisan Endoderm akan berdiferensiasi menjadi alat pencernaan, kelenjar pencernaan, dan alat respirasi seperti pulmo.

Kehamilan :Bulan pertama : Sudah terbentuk organ-organ tubuh yang penting seperti jantung yang berbentuk pipa, sistem saraf pusat (otak yang berupa gumpalan darah) serta kulit. Embrio berukuran 0,6 cm.Bulan kedua : Tangan dan kaki sudah terbentuk, alat kelamin bagian dalam, tulang rawan (cartilago). Embrio berukuran 4 cm.Bulan ketiga : Seluruh organ tubuh sudah lengkap terbentuk, termasuk organ kelamin luar. Panjang embrio mencapai 7 cm dengan berat 20 gram.Bulan keempat : Sudah disebut dengan janin dan janin mulai bergerak aktif. Janin mencapai berat 100 gram dengan panjang 14 cm.Bulan kelima : Janin akan lebih aktif bergerak, dapat memberikan respon terhadap suara keras dan menendang. Alat kelamin janin sudah lebih nyata dan akan terlihat bila dilakukan USG (Ultra Sonographi).Bulan keenam : Janin sudah dapat bergerak lebih bebas dengan memutarkan badan (posisi) Bulan ketujuh : Janin bergerak dengan posisi kepala ke arah liang vagina. Bulan kedelapan : Janin semakin aktif bergerak dan menendang. Berat dan panjang janin semakin bertambah, seperti panjang 35-40 cm dan berat 2500 – 3000 gram Bulan kesembilan : Posisi kepala janin sudah menghadap liang vagina. Bayi siap untuk dilahirkan.

Penyakit dan kelainan

AIDS disebabkan oleh viru HIV

Herpes Genetalis.
Herpes merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes yang ditandai dengan rasa gatal dan sakit di sekitar alat kelamin . Hipogonadisme merupakan penyakit yang menyerang pria dan ditandai dengan penurunan fungsi testi. Gonore  :Penyakit gonore atau yang biasa disebut kencing nanah disebabkan oleh bakteri. Gejala penyakit ini adalah keluarnya cairan seperti nanah dari saluran kelamin, muncul rasa panas, dan sering buang air kecil. Kanker Ovarium. Kanker ovarium merupakan kanker yang menyerang ovarium pada alat kelamin wanita  Endometriosis merupakan penyakit dimana jaringan endometrium wanita berada di luar wilayah rahim yaitu ovarium Kanker rahim (uterus) adalah kanker yang sering terjadi di endometriu Keputihan. Ada 2 macam keputihan,  yaitu yang normal dan yang tidak normal. Keputihan normal bila lendir berwarna bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Bila salah satu saja dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi berarti keputihan tersebut dikatakan tidak normal.

Tugas untuk siswa kelas IX SMP Xaverius I, tulis materi ini pada catatan lalu ketik jawaban soal berikut pada kolom komentar

  1. Tuliskan alat reproduksi laki-laki berikut fungsinya
  2. Tuliskan alat reproduksi perempuan berikut fungsinya
  3. Kapan gametogenesis mulai terjadi pada laki-laki dan perempuan
  4. Tulis nama hormon yang berperan pada spermatogenesis dan oogenesis
  5. Apa perbedaan mitosis dan meiosis